Jika Anda berencana bepergian ala backpacker, berikut beberapa tips hemat mengatur keuangan sebelum liburan yang bisa membantu perjalanan Anda lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.
1. Tentukan Budget Utama Sejak Awal
Langkah pertama adalah menentukan jumlah dana total yang
siap Anda keluarkan untuk liburan. Misalnya, Anda menyiapkan Rp3 juta untuk
perjalanan 5 hari. Dari budget itu, buat pembagian detail seperti:
- Transportasi:
40%
- Akomodasi:
25%
- Makan
dan minum: 20%
- Tiket
wisata dan hiburan: 10%
- Dana
darurat: 5%
Dengan pembagian jelas, Anda bisa lebih disiplin
mengeluarkan uang sesuai pos yang sudah ditetapkan. Jangan lupa, siapkan juga
cadangan dana darurat agar tidak panik jika ada kebutuhan mendadak.
2. Pilih Destinasi yang Sesuai dengan Budget
Banyak orang langsung tergoda pergi ke destinasi populer,
padahal biayanya di luar kemampuan. Tips backpacker hemat adalah menyesuaikan
destinasi dengan kondisi finansial.
Contohnya, jika dana terbatas, pilih kota atau negara yang
biaya hidupnya lebih murah. Alih-alih ke Jepang atau Eropa, Anda bisa ke
Vietnam, Thailand, atau bahkan menjelajahi keindahan dalam negeri seperti
Yogyakarta, Malang, atau Lombok. Selain murah, pengalaman yang Anda dapat juga
tak kalah seru.
3. Riset Harga Jauh-Jauh Hari
Backpacker sejati harus rajin riset. Cari tahu harga tiket
transportasi, penginapan, dan biaya masuk tempat wisata minimal 1–2 bulan
sebelum berangkat.
- Tiket
pesawat atau kereta biasanya lebih murah jika dibeli jauh hari.
- Manfaatkan
aplikasi pembanding harga untuk menemukan promo terbaik.
- Cek
apakah ada diskon musiman atau paket hemat wisata.
Semakin matang riset yang dilakukan, semakin sedikit
kemungkinan pengeluaran tak terduga.
4. Gunakan Aplikasi Keuangan
Sebelum berangkat, install aplikasi pencatat keuangan di
smartphone Anda. Aplikasi ini bisa membantu mencatat setiap pengeluaran,
sehingga Anda tahu sudah habis berapa dan sisa budget yang masih ada.
Banyak backpacker yang tidak sadar uangnya habis karena
pengeluaran kecil yang sering dilakukan, seperti membeli camilan atau minuman
di jalan. Dengan catatan harian, Anda bisa lebih waspada dan terkontrol.
5. Pilih Akomodasi Hemat
Penginapan adalah salah satu komponen biaya terbesar. Tips
hemat yang bisa Anda terapkan:
- Cari
hostel, homestay, atau guesthouse murah.
- Gunakan
platform booking online untuk membandingkan harga.
- Jika
pergi berkelompok, menyewa rumah/apartemen bersama bisa lebih hemat.
- Pertimbangkan
lokasi strategis dekat transportasi umum agar tidak boros ongkos jalan.
Ingat, tujuan backpacking adalah pengalaman jalan-jalan,
bukan berlama-lama di kamar hotel mewah.
6. Atur Transportasi dengan Bijak
Transportasi selama perjalanan juga bisa memakan banyak
biaya. Agar lebih hemat:
- Gunakan
transportasi umum seperti bus, MRT, atau kereta lokal.
- Manfaatkan
promo aplikasi transportasi online.
- Jika
jarak dekat, lebih baik jalan kaki sambil menikmati suasana kota.
- Cari
tahu tentang tiket harian atau paket transportasi yang biasanya lebih
murah.
Dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa menghemat cukup
banyak uang dari transportasi.
7. Makan dengan Budget Traveler
Kuliner memang bagian penting dari liburan, tapi jangan
sampai anggaran habis hanya untuk makan. Tips hemat yang bisa diterapkan:
- Coba
street food lokal yang terkenal murah tapi enak.
- Hindari
restoran turis yang biasanya lebih mahal.
- Beli
makanan di pasar tradisional atau warung lokal.
- Bawa
botol minum isi ulang untuk mengurangi biaya beli air kemasan.
Selain hemat, cara ini juga memberi Anda pengalaman
mencicipi makanan autentik.
8. Buat Daftar Prioritas Aktivitas
Saat merencanakan liburan, buat daftar aktivitas dan tempat
wisata sesuai prioritas. Jangan memaksakan diri untuk mengunjungi semua tempat
jika budget tidak cukup.
Lebih baik fokus pada beberapa tempat utama, lalu sisihkan
waktu untuk eksplorasi gratis seperti berjalan di pusat kota, menikmati taman,
atau mengunjungi pantai publik. Aktivitas gratis sering kali justru memberikan
pengalaman paling berkesan.
9. Batasi Belanja Oleh-Oleh
Salah satu pengeluaran yang sering membuat backpacker
kebobolan adalah membeli oleh-oleh terlalu banyak. Padahal, tujuan utama
backpacking adalah pengalaman, bukan barang bawaan.
Tips hematnya:
- Beli
oleh-oleh yang kecil tapi bermakna, seperti gantungan kunci, magnet
kulkas, atau makanan khas.
- Batasi
jumlah toko yang Anda datangi agar tidak tergoda berlebihan.
- Jika
perlu, tentukan budget oleh-oleh maksimal sebelum berangkat.
10. Siapkan Dana Cadangan di Rekening Terpisah
Terakhir, selalu siapkan rekening atau e-wallet terpisah
untuk dana darurat. Jangan dicampur dengan uang harian perjalanan agar tidak
tergoda menggunakannya. Dana ini hanya dipakai jika ada hal mendesak, seperti
kehilangan barang, sakit, atau kehabisan uang tunai.
Kesimpulan
Menjadi backpacker hemat bukan berarti membatasi diri untuk
bersenang-senang, melainkan bagaimana mengatur keuangan dengan cerdas
agar perjalanan lebih nyaman dan terencana. Dengan menentukan budget, memilih
destinasi sesuai kemampuan, rajin riset, hingga mengendalikan pengeluaran
kecil, Anda bisa menikmati liburan tanpa rasa khawatir kehabisan uang di tengah
jalan.
Ingatlah, liburan sejati bukan tentang seberapa banyak uang
yang dihabiskan, tetapi tentang pengalaman, pelajaran hidup, dan kenangan yang
dibawa pulang. Jadi, mulailah mengatur keuangan Anda dengan bijak sebelum
liburan backpacker berikutnya!