
1. Persiapan Awal: Riset dan Rencana yang Matang
Kunci utama backpacker hemat adalah riset. Sebelum
berangkat, buatlah daftar kota yang ingin dikunjungi, transportasi yang
digunakan, hingga perkiraan biaya harian. Jepang terkenal dengan sistem
transportasi publiknya yang canggih, tetapi juga bisa menguras dompet jika
tidak diatur dengan baik. Dengan riset, Anda bisa menemukan jalur paling
efisien dan murah.
Selain itu, pilih musim yang tepat. Musim semi dan gugur biasanya lebih ramai
dan harga akomodasi cenderung naik. Jika ingin lebih hemat, coba datang di
musim dingin (di luar periode Tahun Baru) atau awal musim panas.
2. Cari Tiket Pesawat Promo
Tiket pesawat biasanya menjadi bagian paling besar dari
total biaya perjalanan. Trik hematnya adalah:
- Gunakan
aplikasi pencari tiket seperti Skyscanner, Google Flights, atau Traveloka
untuk membandingkan harga.
- Pesan
tiket jauh-jauh hari, minimal 3-6 bulan sebelum keberangkatan.
- Pilih
penerbangan dengan transit, biasanya lebih murah dibandingkan direct
flight.
- Fleksibel
dengan tanggal keberangkatan. Terbang di tengah minggu seringkali lebih
hemat daripada akhir pekan.
3. Pilih Akomodasi Backpacker-Friendly
Jepang memiliki banyak pilihan akomodasi dengan harga
terjangkau, terutama untuk backpacker. Anda tidak perlu menginap di hotel
berbintang lima untuk merasakan kenyamanan. Beberapa alternatif hemat:
- Hostel
dan Guesthouse: Banyak hostel di Tokyo, Osaka, atau Kyoto yang bersih,
nyaman, dan ramah turis asing.
- Capsule
Hotel: Pengalaman unik tidur di kapsul kecil dengan fasilitas modern.
Cocok untuk solo traveler.
- Airbnb
atau Homestay: Bisa lebih hemat jika bepergian berkelompok.
- Manga
Kissa (Manga Café): Tempat unik di mana Anda bisa menyewa bilik
pribadi untuk membaca manga, bermain komputer, bahkan tidur semalam dengan
harga murah.
4. Gunakan Transportasi Hemat
Transportasi di Jepang memang terkenal mahal, tetapi ada
trik untuk tetap hemat:
- JR
Pass: Jika berencana berpindah kota jauh, JR Pass bisa jadi investasi
yang menguntungkan. Namun, untuk perjalanan dalam satu kota, lebih baik
gunakan tiket harian.
- Kartu
IC (Suica, Pasmo, ICOCA): Kartu ini memudahkan pembayaran transportasi
sekaligus memberikan potongan harga kecil.
- Bus
Malam: Alternatif hemat untuk perjalanan antar kota. Selain murah,
Anda juga bisa menghemat biaya menginap semalam.
- Jalan
Kaki atau Sewa Sepeda: Banyak kota di Jepang ramah untuk pejalan kaki
dan pesepeda, terutama Kyoto.
5. Makan Enak Tanpa Menguras Dompet
Kuliner Jepang memang menggoda, tapi jangan khawatir karena
banyak pilihan murah dan tetap enak.
- Convenience
Store (Konbini): Seperti 7-Eleven, Lawson, atau FamilyMart.
Menyediakan bento, onigiri, ramen instan, hingga kopi dengan harga
terjangkau.
- Restoran
Cepat Saji Lokal: Yoshinoya, Sukiya, dan Matsuya menawarkan gyudon
atau kari dengan harga sekitar ¥300–¥500.
- Supermarket
Malam: Menjelang malam, banyak supermarket memberikan diskon untuk
makanan siap saji.
- Street
Food: Jangan lewatkan takoyaki di Osaka atau okonomiyaki di Hiroshima
dengan harga ramah kantong.
6. Nikmati Wisata Gratis dan Murah
Tak semua wisata di Jepang harus berbayar mahal. Banyak
sekali destinasi yang bisa Anda nikmati dengan gratis atau tiket murah:
- Taman
dan Kuil: Seperti Ueno Park, Meiji Jingu di Tokyo, atau Fushimi Inari
Taisha di Kyoto.
- Festival
Lokal: Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan festival tradisional yang
meriah tanpa biaya.
- Observatorium
Gratis: Di Tokyo, Anda bisa naik ke Tokyo Metropolitan Government
Building untuk melihat pemandangan kota dari ketinggian secara gratis.
- Pasar
Tradisional: Jelajahi Nishiki Market di Kyoto atau Kuromon Market di
Osaka untuk pengalaman kuliner lokal.
7. Manfaatkan Teknologi dan Diskon Wisatawan
- Gunakan
aplikasi peta offline seperti Google Maps atau Maps.me untuk menghemat
kuota internet.
- Unduh
aplikasi diskon wisata seperti Klook atau KKday untuk tiket atraksi dengan
harga lebih murah.
- Beli
SIM card lokal atau sewa pocket Wi-Fi bersama teman untuk koneksi internet
hemat.
8. Belanja oleh-oleh dengan Cerdas
Souvenir khas Jepang memang menggoda, tetapi jangan sampai
menguras budget. Beberapa tips hemat belanja oleh-oleh:
- Belanja
di toko 100 yen (Daiso, Seria) untuk barang unik dan murah.
- Pilih
camilan khas lokal di supermarket, biasanya lebih murah dibanding toko
souvenir bandara.
- Fokus
pada barang kecil dan praktis seperti gantungan kunci, stiker, atau
pernak-pernik khas daerah.
9. Simpan Uang Darurat
Meski tujuan utama adalah backpacker hemat, selalu siapkan
dana darurat. Jepang termasuk negara aman, tetapi Anda tidak akan pernah tahu
situasi mendadak yang bisa terjadi. Simpan uang ekstra di dompet digital atau
rekening khusus agar perjalanan tetap nyaman dan aman.
Kesimpulan
Liburan backpacker ke Jepang tidak harus mahal jika Anda
tahu trik hematnya. Mulai dari mencari tiket pesawat promo, memilih akomodasi
backpacker-friendly, hingga memanfaatkan transportasi murah dan kuliner lokal
yang ramah kantong. Jangan lupa manfaatkan wisata gratis, diskon khusus turis,
serta belanja oleh-oleh di tempat hemat. Dengan perencanaan matang, Anda bisa
menikmati keindahan Jepang dengan nyaman tanpa harus menguras tabungan.