
1. Persiapan Budget dan Rencana Perjalanan
Sebelum berangkat, langkah pertama adalah menyiapkan budget
secara matang. Vietnam terkenal dengan biaya hidup yang relatif murah
dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, tapi tetap penting untuk
merencanakan pengeluaran agar perjalanan lebih lancar.
- Tiket
Pesawat: Carilah tiket promo atau maskapai low-cost. Biasanya, booking
tiket sekitar 2–3 bulan sebelum keberangkatan bisa mendapatkan harga lebih
murah. Bandara internasional populer seperti Hanoi (Noi Bai) atau Ho Chi
Minh City (Tan Son Nhat) sering menawarkan promo menarik.
- Budget
Harian: Untuk backpacker hemat, rata-rata biaya harian bisa berkisar
Rp250.000–Rp400.000, termasuk makan, transportasi lokal, dan penginapan
sederhana.
Selain itu, buat itinerary singkat agar perjalanan lebih
efisien. Tentukan kota-kota yang ingin dikunjungi seperti Hanoi, Ho Chi Minh
City, Hoi An, atau Halong Bay, serta estimasi biaya transportasi antar kota.
2. Pilihan Transportasi yang Hemat
Transportasi merupakan salah satu pengeluaran terbesar bagi
backpacker. Untungnya, Vietnam memiliki beragam pilihan transportasi murah:
- Bus
dan Minivan: Antar kota atau antar provinsi, bus adalah pilihan murah
dan nyaman. Harga tiket bisa sangat terjangkau, mulai dari
Rp100.000–Rp200.000 tergantung jarak.
- Kereta
Api: Kereta malam bisa menjadi alternatif hemat sekaligus menghemat
biaya penginapan. Tiket kelas ekonomi biasanya murah dan menawarkan
pengalaman unik menjelajahi pedesaan Vietnam.
- Motor
atau Sepeda Sewa: Untuk mengeksplorasi kota atau desa, menyewa motor
atau sepeda lebih fleksibel dan murah. Harga sewa motor per hari berkisar
Rp60.000–Rp100.000.
Tips hemat: selalu bandingkan harga dan jangan ragu menawar
tiket bus atau motor rental, karena budaya tawar-menawar sangat umum di
Vietnam.
3. Penginapan Murah tapi Nyaman
Backpacker biasanya memilih hostel atau guesthouse yang
murah. Beberapa tips untuk mendapatkan penginapan hemat:
- Hostel
Dormitory: Tempat tidur di dormitory sering kali hanya
Rp70.000–Rp120.000 per malam. Selain murah, ini juga memberi kesempatan
bertemu backpacker lain.
- Guesthouse
Lokal: Guesthouse lokal menawarkan harga lebih murah dibanding hotel,
biasanya Rp150.000–Rp200.000 per malam untuk kamar pribadi.
- Booking
Online: Gunakan platform booking untuk mencari promo last-minute.
Beberapa hostel menawarkan diskon khusus bagi traveler yang booking lewat
aplikasi tertentu.
Pastikan lokasi penginapan dekat dengan transportasi umum
atau pusat kota, agar biaya transportasi bisa ditekan.
4. Kuliner Vietnam yang Ramah di Kantong
Mencicipi kuliner lokal adalah bagian tak terpisahkan dari
traveling. Vietnam dikenal dengan street food murah dan lezat. Beberapa menu
hemat yang wajib dicoba:
- Bánh
mì: Sandwich Vietnam yang murah meriah, harganya mulai
Rp15.000–Rp25.000.
- Phở:
Sup mie khas Vietnam, cukup Rp20.000–Rp30.000 per mangkok.
- Goi
cuon (spring roll): Camilan segar dengan harga sekitar Rp15.000 per
porsi.
Tips hemat: belilah makanan di warung lokal atau pasar
tradisional, karena harganya jauh lebih murah daripada restoran untuk turis.
5. Aktivitas Wisata Gratis atau Murah
Vietnam menawarkan banyak tempat wisata menarik yang bisa
dinikmati dengan biaya minimal:
- Jalan-jalan
di Old Quarter, Hanoi: Menikmati suasana kota tua, melihat arsitektur
kolonial Prancis, dan mencoba jajanan lokal.
- Pantai
My Khe, Da Nang: Nikmati pasir putih dan laut indah tanpa biaya masuk.
- Pasar
Malam: Berkeliling pasar malam seperti Ben Thanh Market di Ho Chi Minh
City untuk pengalaman budaya dan belanja oleh-oleh murah.
- Trekking
di Sapa: Jika suka alam, trekking di pegunungan Sapa bisa dilakukan
dengan biaya rendah, terutama jika menggunakan pemandu lokal dari desa.
Dengan memanfaatkan transportasi lokal dan memilih atraksi
gratis, pengeluaran untuk wisata bisa ditekan secara signifikan.
6. Tips Hemat Lainnya untuk Backpacker
- Gunakan
Aplikasi Transportasi: Aplikasi seperti Grab memudahkan menemukan
transportasi murah dan aman.
- Bawa
Botol Minum dan Snack: Mengurangi pembelian minuman kemasan atau
camilan mahal.
- Belanja
Souvenir Pintar: Pilih pasar lokal daripada toko turis, agar harga
lebih miring.
- Belajar
Bahasa Dasar Vietnam: Sekadar sapaan atau tawar-menawar bisa membuat
pengalaman lebih menyenangkan dan hemat.
Kesimpulan
Traveling ke Vietnam dengan budget pas-pasan sangat
memungkinkan bagi backpacker yang pintar merencanakan perjalanan. Dengan
persiapan matang, pemilihan transportasi dan penginapan yang tepat, serta
menikmati kuliner lokal yang murah, perjalanan ke Vietnam bisa tetap seru tanpa
menguras kantong. Backpacker hemat tetap bisa merasakan keindahan alam, budaya,
dan kuliner Vietnam dengan cara yang cerdas dan efisien.
Vietnam bukan hanya destinasi untuk wisatawan kelas atas,
tapi juga surga bagi backpacker dengan budget terbatas yang ingin petualangan
tak terlupakan. Jadi, siapkan ranselmu, atur itinerary, dan nikmati perjalanan
hemat ke Vietnam!