
1. Tentukan Budget dan Prioritas
Langkah pertama sebelum mencari akomodasi adalah menentukan
budget yang realistis. Hitung berapa banyak uang yang bisa dialokasikan untuk
penginapan per malam. Selain itu, tentukan prioritas kebutuhan. Misalnya,
apakah lokasi yang dekat dengan transportasi umum lebih penting daripada
fasilitas mewah? Atau apakah keamanan dan kebersihan menjadi prioritas utama?
Dengan mengetahui budget dan prioritas, proses mencari akomodasi murah akan
lebih mudah dan terarah.
2. Manfaatkan Platform Booking Online
Di era digital, banyak platform booking online yang
menawarkan berbagai pilihan penginapan dengan harga kompetitif. Situs seperti Booking.com,
Agoda, Traveloka, dan Airbnb memudahkan backpacker membandingkan harga,
membaca review, dan melihat fasilitas yang ditawarkan. Tips tambahan, periksa
juga promo atau diskon khusus yang sering muncul di platform tersebut, terutama
untuk pemesanan di luar musim liburan. Fitur filter juga bisa membantu memilih
berdasarkan harga, lokasi, atau jenis akomodasi.
3. Cari Hostel atau Guesthouse
Hostel dan guesthouse merupakan pilihan favorit para
backpacker karena biasanya menawarkan harga lebih murah dibanding hotel. Selain
itu, suasana hostel sering lebih ramah bagi pelancong solo, karena memungkinkan
bertemu dengan traveler lain. Beberapa hostel bahkan menyediakan dapur bersama,
sehingga pengunjung bisa memasak sendiri dan menghemat biaya makan. Guesthouse
lokal juga sering memberikan pengalaman lebih autentik dibanding hotel chain
besar.
4. Pertimbangkan Homestay atau Couchsurfing
Bagi backpacker yang ingin lebih hemat, homestay atau
couchsurfing bisa menjadi pilihan alternatif. Homestay biasanya dikelola
keluarga lokal, sehingga biaya menginap lebih murah dan sering termasuk sarapan
sederhana. Couchsurfing, di sisi lain, memungkinkan traveler menginap gratis di
rumah penduduk lokal. Selain hemat, cara ini juga memberikan kesempatan
mengenal budaya dan kehidupan lokal lebih dekat. Namun, selalu periksa reputasi
host dan ulasan pengguna sebelum memesan.
5. Bandingkan Lokasi dan Akses Transportasi
Harga murah tidak selalu berarti hemat jika lokasinya jauh
dari tempat yang ingin dikunjungi. Pastikan akomodasi berada dekat dengan
transportasi umum atau tempat tujuan utama. Kadang-kadang, menginap sedikit
lebih mahal di lokasi strategis justru lebih hemat karena bisa mengurangi biaya
transportasi harian. Gunakan peta digital atau aplikasi transportasi untuk
menilai jarak dan kemudahan akses sebelum memutuskan.
6. Periksa Fasilitas yang Diberikan
Sebelum memesan, selalu periksa fasilitas yang ditawarkan.
Apakah tempat tidur nyaman, ada kamar mandi dalam atau luar, akses Wi-Fi
tersedia, atau ada area bersama untuk bersantai. Fasilitas yang lengkap bisa
mengurangi pengeluaran tambahan, misalnya tidak perlu membeli data internet
karena ada Wi-Fi gratis. Kadang fasilitas tambahan seperti dapur atau laundry
juga bisa menghemat biaya harian.
7. Baca Ulasan dan Rating
Review dari pengunjung sebelumnya adalah sumber informasi
yang sangat berharga. Perhatikan komentar tentang kebersihan, keamanan, dan
keramahan staf. Jangan hanya melihat rating bintang, karena pengalaman setiap
orang berbeda. Membaca ulasan panjang akan membantu mengetahui apakah akomodasi
tersebut benar-benar sesuai kebutuhan atau hanya menarik dari sisi harga.
8. Fleksibel dengan Tanggal dan Musim
Harga akomodasi bisa sangat bervariasi tergantung musim dan
hari. Jika fleksibel dengan tanggal perjalanan, hindari musim liburan atau
akhir pekan yang biasanya membuat tarif melonjak. Booking di awal atau tengah
minggu sering lebih murah. Beberapa platform bahkan menawarkan harga lebih
rendah untuk pemesanan last-minute, tapi ini agak riskan jika akomodasi populer
cepat penuh.
9. Gunakan Tips Hemat Tambahan
Beberapa tips hemat tambahan bagi backpacker antara lain:
- Negosiasi
langsung: Beberapa guesthouse atau homestay menerima harga lebih murah
jika memesan langsung tanpa perantara.
- Menginap
lebih lama: Banyak tempat memberikan diskon untuk stay lebih dari 3-5
malam.
- Traveling
berkelompok: Jika memungkinkan, berbagi kamar atau apartemen bisa
lebih ekonomis.
- Membership
atau Loyalty Program: Beberapa platform memberikan poin atau diskon
untuk anggota setia.
10. Selalu Siapkan Plan B
Meski sudah mencari akomodasi murah, selalu siapkan
alternatif lain. Kadang harga berubah cepat atau kamar penuh. Mengetahui
beberapa opsi cadangan membantu menghindari stres saat mencari tempat tinggal
mendadak. Aplikasi peta dan forum traveler bisa menjadi sumber informasi
terbaru dan rekomendasi akomodasi murah yang terpercaya.
Kesimpulan
Memilih akomodasi murah bagi backpacker bukan sekadar soal
harga, tetapi juga strategi cerdas dalam mempertimbangkan lokasi, fasilitas,
dan pengalaman. Dengan perencanaan matang, memanfaatkan teknologi, dan sedikit
fleksibilitas, traveling hemat tetap bisa nyaman dan menyenangkan. Kuncinya
adalah selalu riset, bandingkan, dan prioritaskan kebutuhan agar setiap
rupiah yang dikeluarkan memberikan nilai terbaik. Dengan cara ini, para
backpacker bisa menikmati perjalanan tanpa stres finansial, sambil menjelajahi
destinasi baru dengan pengalaman yang tak terlupakan.